Selasa, 13 Februari 2018

BIJAK MENYIKAPI CADAR

Menyikapi video yang sedang viral mengenai "ceramah" nikah yang menyoal pengantin wanita yang bercadar, bahkan merendahkan wanita bercadar dengan menyatakannya hanya lulusan pesantren kilat. Kemudian dibandingkan pula dengan istri para pejabat bidang keagamaan yang tidak pada bercadar katanya.

Alangkah baiknya sang "penceramah" belajar kembali perbandingan madzhab. Boleh juga kitabnya Hizbut Tahrir, an-Nidzom al-ijtimaa'iy Fil Islam (Terj: Sistem Pergaulan dalam Islam) untuk dibaca agar bisa melek dan bisa menghormati perbedaan pandangan, khususnya kepada mereka yang bercadar. Meski tidak mewajibkannya, melalui kitab ini, kader Hizbut Tahrir diajari cara menghormati mereka yang bercadar mengikuti pendapat Mujtahid lain.

Atau kalau susah mencarinya, bisa juga membuka kembali kitab Safinatun Najah bab Aurat. Biar tahu di mana kesalahan pendapatnya. Mudah-mudahan punya atau setidaknya pernah mengkajinya.

Mabsus Abu Fatih

Hukum Menggunakan Cadar menurut Hizbut tahrir
Pembahasan Aurat dalam Kitab Safinah


Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar