Pengaruh Pemukulan terhadap Kemampuan Berpikir Anak - Sakinah

Meneladani Rasulullah, Wujudkan Keluarga Sakinah

Hosting Unlimited Indonesia

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 07 Februari 2017

Pengaruh Pemukulan terhadap Kemampuan Berpikir Anak

Tidak sedikiti orang tua yang demikian mudah melampiaskan kemarahannya terhadap anak. Bahkan diantaranya ada yang begitu ringan tangan untuk mengekspresikan kemarahannya. Membentak, menghardi, mencaci, memaki, bahkan tidak sedikit yang melalukan tindakan fisik berupa pemukulan. Mungkin mereka menyangka dengan melakukan pemukulan terhadap anak, kedisiplinan yang mereka inginkan bisa terwujud. Atau penghormatan terhadap orang tua bisa mereka wujudkan. Padahal, dampak buruk dari pemukulan tersebut jauh lebih besar dibandingkan apa yang para orang tua inginkan.


Universitas News Hampshire di Inggris telah melakukan riset ilmiyah yang menyatakan bahwa para pelajar yang banyak mendapatkan tindakan pemukulan di rumah mereka, mengakibatkan kemampuan mereka dalam berpikir, membaca dan menghitung mengalami penurunan. Sedangkan para murid yang tidak pernah mendapatkan pemukulan mendapatkan hasil yang lebih bagus pada tiga bidang studi (Akram Misbah Utsman, 25 Kiat Membentuk Anak Hebat, Jakarta: Gema Insani, 2005. Hal. 23)

Lebih dari itu, Ath-Thuwaibi mengisyaratkan bahwa menghukum anak dengan cara yang tidak benar, menjadikan mereka merasa tidak dihargai dan tidak sederajat dengan orang-orang dewasa dalam hak-hak asasi manusia. (25 Kiat Membentuk Anak Hebat Hal. 24

Jadi, alih-alihkan mendapatkan kebaikan, justru pemukulan terhadap anak akan membunuh beberapa unsur kekuatan kepribadian anak yang paling penting. Boleh jadi sang anak akan menjadei pribadi-pribadi yang penakut, selalu ragu-ragu terkucil. Allahua'lam bishowab. []Mabsus Abu Fatih

gbr : drakemedia.net

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here