About

Kamis, 12 Januari 2017

Agar Nasehat Orang Tua Berpengaruh Pada Anak

Sebagai orang tua, tentulah kita menginginkan anak-anak kita menjadi pribadi yang baik dikemudian hari. Menginginkan mereka menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, juga taat dan patuh pada aturan agama. Hal ini tentu tidak secara spontan terjadi begitu saja, ada peran kita selaku orang tua dalam membentuk kepribadian anak-anak kita. Kitalah yang bertanggung jawab atas apa yang akan terjadi kepada anak kita dikemudian hari.
Oleh karenanya para orang tua mesti memperhatikan perilakunya dihadapan anak. Karena, bagi anak-anak kita orang tua mereka adalah sosok yang ditauladani. Mereka cenderung melakukan apa yang mereka lihat dari sikap kita dihadapan mereka dibanding dengan ucapan yang keluar dari lisan kita. Dr Muhammad Muhammad Badri dalam bukunya ‘Sentuhan Jiwa Untuk Anak Kita’ mengatakan;
Mereka (anak-anak) belajar dari segala perbuatan anda. Jika anda berbohong di depan mereka dengan alasan apapun berarti anda mengajarkan bahwa berbohong itu tidak mengapa dan bisa ditolerir.”
Ya, terkadang para orang tua lupa dengan hal ini, kita seringkali memberikan nasihat yang amat mendalam kepada anak-anak, namun hal itu tidaklah berbekas kecuali hanya sedikit saja. Boleh jadi hal itu dikarenakan ucapan kita tidak sesuai dengan perilaku yang kita perlihatkan dihadapan mereka. Misal, ketika adzan berkumandang anak-anak diminta bergegas untuk tepat waktu shalat berjamaah ke Mesjid, namun disisi lain sang ayah justru berleha-leha di depan monitor televisi. Inilah yang akhirnya mengurangi rasa kepercayaan anak terhadap orangtuanya.
Terakhir, hendaklah kita orang tua memperhatikan tingkah laku dihadapan anak-anak kita. Apa yang kita ucapkan mungkin saja penting, akan tetapi dalam setiap kondisi, ia tidak sepenting apa yang kita lakukan.
Mustaqim Abu Jihad

0 komentar:

Posting Komentar